Translate

Tuesday, March 20, 2012

Books "THE MAZE RUNNER"


Judul Asli : THE MAZE RUNNER ( book 1 of Maze Runner Series )
Copyright © 2009 by James Dashner
Penerbit : Mizan Fantasi
Alih Bahasa : Yunita Candra
Editor : Dhewiberta, Primanila Serny & Fitriana
Desain Sampul : Tyo
Cetakan I : November  2011 ; 528 hlm 

Sinopsis :
Kisah dibuka dengan keberadaan seorang anak laki-laki yang terbangun dan mendapati dirinya berada di dalam sebuah ruangan kecil, sebuah kotak logam yang dingin dan gelap gulita, bergerak naik bagaikan sebuah lift di pertambangan tua. Sang bocah tidak dapat mengingat bagaimana ia bisa berada di dalam kotak tersebut, sudah berapa lama ia berada di situ, siapa keluarganya, bagaimana asal-usulnya ? Yang ada dalam benaknya hanya kilasan gambaran suatu tempat, bayangan rumput hijau, salju di pucuk daun, danau yang indah, namun  lainnya serba kabur … hanya satu hal yang jelas ia ingat, namanya Thomas. Thomas merasa bingung, takut, cemas, ia menangis bahkan berteriak, namun hanya logam dingin dan keras yang membisu di sekelilingnya, kotak yang bergerak naik cukup lama – hingga akhirnya kotak tersebut berhenti bergerak. Thomas menunggu dan menunggu dalam kegelapan, dan akhirnya terdengar suara, kemudian muncul cahaya menyilaukan di atasnya. Kotak itu terbuka dan berbagai pasang mata anak-anak laki-laki  memandanginya. Salah satunya berkata : “Selamat Datang di Glade!“

Thomas diangkat naik, keluar dari dalam kotak, dan mendapati dirinya berada di suatu tempat berupa lapangan luas dengan berbagai macam bangunan yang tampak dibangun secara sederhana, kandang-kandang, dan hutan di bagian sudut lapangan. Namun saat ini ia memusatkan perhatian kepada anak-anak yang mengerumuninya. Ada sekitar limapuluh sampai enampuluh bocah laki-laki usia belasan dari berbagai ras, namun semuanya tampak seragam dengan pakaian lusuh yang mereka kenakan. Salah seorang yang kelihatannya berperan sebagai pemimpin bernama Alby, menyambutnya dengan mengatakan bahwa saat ini Thomas merupakan penghuni Glade, ia menyuruh Thomas beristirahat, dan keesokan harinya ia akan diajak Tur Keliling Glade disertai penjelasan dan apa tugas barunya di Glade.

Thomas mendapati bahwa mereka semua berada di Glade tanpa dapat mengingat masa lalu masing-masing, hanya tahu tentang kehidupan di Glade, tugas harian yang harus dilakukan demi kelangsungan hidup, serta tentu saja tujuan utama yang masih belum jelas ia ketahui. Tapi banyak sekali keanehan dan kejanggalan yang dialaminya. Saat berkeliling, melihat hal-hal yang semesti baru baginya, namun entah mengapa Thomas merasa ia ‘pernah’ mengalami atau mengetahui hal itu sebelumnya … itu sangat tidak masuk akal, karena baru pertama kali ini ia berada di Glade !!!

Thomas memperoleh pendamping bernama Chuck, seorang anak gempal yang tidak pernah berhenti berbicara, sangat ramah dan cerewet, terkadang membuat Thomas ingin lari darinya. Tanpa ia ketahui, hubungan mereka berdua akan semakin erat dan nasib akan bermain-main dengan mereka berdua. Sementara itu berkat Chuck, maka perlahan ia mulai dapat menyerap berbagai hal baru yang entah tanpa disadarinya, ia harus mengetahuinya – seakan-akan tugasnya adalah mengumpulkan data sebanyak mungkin, tapi sekali l;agi Thomas tak mengetahui untuk apa ia melakukannya.

Setelah beberapa hari, ia tahu bahwa gerbang-gerbang Maze akan menutup pada jam-jam tertentu, selalu tepat menjelang malam tiba, karena di luar pemukiman, di dalam labirin Maze, terdapat makhluk-makhluk berbahaya yang mampu melukai dan menewaskan mereka. Selain anak-anak di pemukiman, ada pula para Runners yang setiap  pagi setelah gerbang terbuka, akan berlari memasuki Maze, berusaha memetakan jalur yang tepat untuk keluar dari labirin maut itu. Namun sejauh ini, menurut Alby dan Newt yang termasuk generasi pertama para Glader, sudah lebih dari dua tahun mereka mencoba tanpa hasil yang nyata. Karena labirin-labirin tersebut berubah setiap saat, sehingga kumpulan peta jalur yang telah dikumpulkan, masih belum menemukan jawabannya. Dan sebagian besar para Runners yang tidak berhasil kembali diduga tewas oleh para Grivers – mahkluk mutan yang sengatannya sangat beracun, jika terluka maka kondisi sang korban belum tentu pulih seratus persen, ada pula yang jadi gila, seperti salah satu korban bernama Ben, yang ada pada hari pertama Thomas tiba.

Berbagai peristiwa aneh terjadi setelah kedatangan Thomas, membuat sebagian dari penghuni lama Glade mencurigai keberadaannya. Seperti baru sehari Thomas dikirim lewat Kotak, keesokan harinya kembali ada kiriman baru, hanya dalam selang dua hari, di mana kiriman baru biasanya baru berminggu-minggu baru datang. Dan yang lebih menakjubkan – kiriman itu seorang anak perempuan, bukan anak laki-laki. Lalu penyerangan atas diri Thomas yang dilakukan oleh Ben, yang berniat membunuhnya. Dan kebencian anak bernama Gally terhadap Thomas, yang mengatakan bahwa Thomas bukan seperti yang tampak diluar, Thomas adalah mata-mata dan pengkhianat !!! Thomas yang tak habis pikir, mengapa semua itu terjadi, mendapati kejutan-kejutan baru … ia menjadi salah satu Runners dan ia mampu mengingat jalan-jalan dalam labirin yang baru pertama kali dimasukinya.

Kejutan terbesar yang dialami oleh para Glader, suatu hari gerbang-gerbang itu tidak menutup tepat pada waktunya, dan jika gerbang tidak tertutup pada saat malam menjelang, maka para Grivers akan bebas memasuki pemukiman dan menewaskan mereka semua. Kiriman-kiriman bekal tidak lagi datang, cuaca kelabu sepanjang hari, para Glader bagai duduk di atas bara api – menanti ajal menjemput. Namun beberapa tidak mau menyerah begitu saja, termasuk Thomas dan Minho yang merupakan Runners paling berani. Bersama-sama dengan Newt, Alby dan Teresa - gadis yang telah siuman setelah beberapa hari, mereka bertekad memasuki Maze bersama dan menemukan jalan keluarnya ….

Kesan  :
Sebuah kisah yang sangat seru dan menegangkan !!!
Sejak dari awal pembukaan, misteri sudah terbentuk, berbagai pertanyaan berkecamuk di benakku. Dengan mengikuti tokoh Thomas yang terbangun tanpa dapat mengingat keberadaannya sebelum berada di dalam kotak, berusaha mencari jawaban dari setiap kejanggalan yang muncul di benaknya, secara perlahan mulai menyusun potongan-potongan puzzle petunjuk meski tanpa adanya panduan peta asli, bagaimana gambaran sebenarnya yang harus disusun, maka hanya mengandalkan intuisi, diambilah langkah-langkah guna menemukan kunci kebenaran. 

Ketakutan – Kengerian – Kepercayaan – Pengkhianatan – Perpecahan – Persekutuan, semua bercampur menjadi satu, terkadang sulit menentukan siapa kawan, siapa lawan. Hal ini sedikit mengingatkan diriku akan kisah The Hunger Games – kisah tentang permainan kematian, pertandingan dua puluh empat peserta remaja, hingga ada satu pemenang – yang masih HIDUP !!! 

Tambahan satu serial lagi yang bakal masuk dalam daftar koleksi-ku. Jika Anda penggemar kisah petualangan, ini salah satu yang aku rekomendasikan. Jika Anda penggemar kisah suspense yang menegangkan, ini juga akan menguras adrenalin Anda … apalagi jika bukan kisah tentang anak-anak yang berlarian dalam labirin dikejar dan mengejar makhluk-makhluk aneh yang siap menyengat-melukai-memangsa mereka, agar tidak menemukan jalan keluar dari kurungan labirin yang bisa berubah setiap saat !!! Siap-siap berkeringat –peluh dan menahan nafas mengikuti mereka …

Tentang Penulis :
James Dashner lahir dan besar di Georgia pada tahun 1973, tetapi kini menetap dan menulis di Rocky Mountain. Dia juga menulis serial The 13th Reality, serial Jimmy Fincher Saga dan serial Infinity Ring. Untuk serial Maze Runner ini selesai dalam tiga buku, namun saat ini beliau mengeluarkan prekuel-nya The Kill Order, yang menceritakan asal-mula terbentuknya kisah-kisah dalam Maze Runner.  Kunjungi situs resminya www.jamesdashner.com untuk informasi lebih dalam tentang karya-karyanya.

Best Regards,
* HobbyBuku *

6 comments:

  1. pengen banget sama buku ini nih >.<

    ReplyDelete
  2. udah punya buku ini beli di IBF kemarin tapi msh belum dibaca bukunya >.< *nimbun*

    ReplyDelete
  3. ngingetin sama The Hunger Games ya? Salah satu cover buku ini malah bilang--kalau gak salah--"....a must for The Hunger Games..."

    ReplyDelete
  4. asyik! nemu buku sejenis the hunger games ^O^/ aku suka cerita suspense tentang bertahan hidup gitu. Ditambah sinopsisnya yang menggiurkan makin penasaran sama novel ini >.<

    ReplyDelete
  5. *lirik mizan* hmm tumben covernya gak lebay, suka deh kalo covernya nggak dibikin semrawut-semrawut heboh gitu huahahaha disini aku suka character Thomas yang menurutku curiousity-nya bener-bener tinggi banget. Dari keseluruhan aku lebih suka yang versi inggris soalnya ada Glader slang yang of course gak ada di terjemahan, kayak shank means friend, klunk means poop etc. Ceritanya setiap anak baru kayak thomas dipanggil greenie or greenbean(?) :3 lucuuuuu deh disamping itu, misterinya juga gak kalah keren kok! DAMN GROOL!

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan pesan dan komentar (no spam please), harap sabar jika tidak langsung muncul karena kolom ini menggunakan moderasi admin.
Thanks for visiting, your comment really appreciated \(^0^)/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...