Translate

Monday, September 1, 2014

Books "NATION"

Books “NEGERI”
Judul Asli : NATION
by Terry Pratchett
Copyright © 2008 by Lyn & Terry Pratchett
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Rosemary Kesauly
Desain & ilustrasi sampul : Eduard Iwan Mangopang
Cetakan I : Maret 2013 ; 432 hlm ; ISBN 978-979-22-9405-7
Rate : 4 of 5

Suatu hari Imo berangkat menangkap ikan, tapi tidak ada laut. Jadi ia meludah ke tangan, menggosok-gosokkannya, lalu membuat bola lautan. Setelah itu ia membuat beberapa ikan, tapi mereka bodoh dan malas. Jadi ia mengambil jiwa beberapa lumba-lumba, yang setidaknya telah belajar bicara, mencampurkannya dengan tanah liat, menggumpal-gumpalkannya, mengubah bentuk mereka, dan mereka pun menjadi manusia. Kemudian Imo membuat daratan, hingga Locaha – dewa kematian dari secuil malam. Tetapi Imo tidak puas, karena dunia yang ia ciptakan tidak sempurna, sebuah dunia yang cacat. Maka ia membuat dunia baru yang lebih baik. Dan Locaha berkata : Aku bagian darimu, sama seperti segala sesuatunya. Berikan padaku dunia manusia, dan pergilah untuk membuat dunia yang lebih baik. Aku akan memerintah di sini dengan adil. Jika manusia mati, aku akan mengirim mereka untuk menjadi lumba-lumba sampai tiba waktunya mereka untuk lahir kembali. Tapi jika aku menemukan makhluk yang telah berjuang keras, yang telah menjadi lebih daripada lumpur asal mereka, yang telah memegahkan dunia kejam ini dengan menjadi bagian darinya, maka aku akan membuka pintu bagi mereka untuk menuju dunia sempurnamu, dan mereka takkan lagi menjadi makhluk waktu, karena mereka akan mengenakan bintang.


Mau – bocah laki-laki yang sedang menjalani ritual suci di Pulau Bocah Laki-Laki, bersiap-siap untuk menempuh perjalanan pulang ke Negeri, sebagai tanda bahwa ia telah lulus ujian dan akan diangkat menjadi pria dewasa oleh sukunya. Namun sepanjang perjalanan, ia melihat tanda-tanda yang aneh, karena alam tidak sama sebagaimana selama ini ia ketahui. Tatkala ia akhirnya berhasil menginjakkan kaki di daratan dimana ‘dulu’ Negeri yang ia kenal semenjak lahir, semuanya berubah. Dewa-dewa telah mengamuk, membuat alam serta lingkungan porak-poranda. Mau hanya mendapati desa serta pemukiman beserta seluruh isinya telah lenyap, habis tersapu, meninggalkan jejak kematian di mana pun ia memandang. Mau tak mampu menghilangkan ‘perasaan hampa’ yang menyelubungi jiwanya, sembari berusaha mengubur wajah-wajah yang pernah ia kenal, agar jiwa-jiwa mereka mampu kembali ke dunia ...

Di Negeri, hanya ada Mau seorang diri, bukan lagi bocah namun belum menjadi pria dewasa. Ditemani burung-burung kakek yang mengincar tubuh-tubuh tak bernyawa untuk disantap, Mau mendapati adanya sosok ‘hantu’ berupa gadis bercelana yang muncul dalam mimpi maupun har-hari terang di pulau itu. Gadis itu berasal dari bangkai benda aneh yang muncul dari lautan dan terkapar di daratan Negeri. Gadis berkulit putih pucat dengan ucapan yang sama sekali tak ia pahami. Namun Mau memilih lebih baik ditemani oleh hantu tersebut daripada seorang diri mendengarkan ‘ocehan’ para kakek moyang dibenaknya, yang membuatnya merasa kehilangan akal. Gadis itu menyebut dirinya sebagai Daphne – ia berasal dari suatu tempat yang sangat jauh, dan tak pernah dipahami oleh Mau. Bersama-sama, mereka menjalani hari demi hari, menjalin komunikasi dan pemahaman satu sama lain. Hingga muncul manusia-manusia lain di Negeri ...

Daphne memiliki nama asli Ermintrude – putri Gubernur yang sedang dalam perjalanan menyusul sang ayah di sebuah pulau di tengah Samudera Pelagic Selatan, ketika badai serta pergolakan laut yang mengerikan terjadi, membuat kapal yang ditumpanginya karam, menyisakan hanya dirinya seorang di sebuah pulau yang tak ia kenali. Ketika ia menemukan bahwa ada penghuni lain di pulau itu, sosok pemuda yang aneh dan tak memahami satu pun perkataannya, hal tersebut tidak membuat dirinya berkecil hati. Ketakutan akan bayang-bayang kisah tentang suku bangsa barbar, liar sekaligus kanibal, berhasil disingkirkan, terutama saat ia melihat kedukaan yang melanda pemuda itu kala memakamkan satu demi satu tubuh-tubuh tak bernyawa yang ditemukan di pulau tersebut. Dua anak manusia, dari dua dunia yang berbeda, bertemu, berusaha mengatasi perbedaan dan halangan di antara mereka untuk menjalani kehidupan baru di sebuah pulau kecil. Hingga muncul manusia-manusia serta makhluk lain di Negeri ...

Dari sampul depan yang memikat hingga sinopsis yang mengundang rasa penasaran, kisah ini dimulai dengan kisah seorang bocah yang ‘pulang’ ke ‘negeri’ – di mana sanak keluarga serta orang-orang yang ia kenal semanjak kanak-kanak tinggal dan hidup sesuai aturan dan adat yang berjalan sekian lama. Konflik mulai terbangun dari awal dengan adanya ‘bencana alam’ yang memusnahkan seluruh wilayah yang ia kenali, meninggalkan hal-hal baru yang harus ia hadapi. Suasana semakin menegangkan tatkala di pulau itu juga ‘terdampar’ manusia lain, gadis remaja yang berasal dari tempat yang sangat jauh. Terbayangkan kisah ala Adam dan Hawa atau semacam ‘Lost in Paradise’ ... penulis menggiring pembaca untuk mengalami pengalaman unik dan aneh, membawa masuk imajinasi akan tempat yang sama sekali berbeda, makhluk-makhluk yang tak kalah menariknya dengan latar belakang yang menjanjikan petualangan seru. Pencarian jati diri sebagaimana Robinson Crusoe terdampar di pulau nan primitif, hingga persatuan keluarga baru ala Swiss Family Robinson, bisa dikatakan menjadi latar belakang kisah yang dituturkan dengan gaya Terry Pratchett yang senantiasa unik. Nilai plus turut menambah kisah ini dengan adanya ilustrasi-ilustrasi yang menambah imajinasi pembaca dalam menyelami petualangan Mau dan Daphne ini.

[ more about this author & related works, just check at here : Terry Pratchett | on Goodreads | on Wikipedia | on IMDb ]

~ This Post are include in 2014 Reading Challenge ~
75th Book in Finding New Author Challenge
192th Book in TBRR Pile

Best Regards,

Hobby Buku

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pesan dan komentar (no spam please), harap sabar jika tidak langsung muncul karena kolom ini menggunakan moderasi admin.
Thanks for visiting, your comment really appreciated \(^0^)/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...