Translate

Saturday, November 1, 2014

Books "UNDER THE NEVER SKY"

Judul Asli : UNDER THE NEVER SKY
[ book 1 of UNDER THE NEVER SKY Trilogy ]
Copyright © 2012 by Veronica Rossi
Penerbit Mizan Fantasi
Alih Bahasa : Dina Begum
Editor : Nur Aini
Proofreader : Emi Kusmiati
Desain cover : Windu Tampan
Cetakan I : September 2014 ; 496 hlm ; ISBN 978-979-433-826-1
Rate : 3 of 5

Pada suatu masa, muncullah Aether, yang bergerak mengalir di atas gumpalan awan, bagaikan untaian indah yang berpusar dan terperangkap dalam arus cairan, tipis bagaikan cadar. Namun di tempat-tempat tertentu dan saat-saat yang tak bisa diduga, aliran itu terhimpun menjadi arus tebal dan terang. Aether tidak tampak bagaikan sesuatu yang dapat mengakhiri dunia, tapi itulah yang hampir terjadi pada masa Penyatuan. Selama enam dekade, badai Aether yang datang menghanguskan bumi beserta isinya dengan api tiada henti. Namun yang mengguncang kemanusiaan justru penyimpangan-penyimpangan yang terjadi pada makhluk hidup setelah itu. Penyakit-penyakit baru yang tak pernah dikenal bermunculan, menyebar dengan pesat dan pada akhirnya membawa pemusnahan pada populasi manusia. Wabah menghapus kehidupan yang pernah ada. Hanya segelintir dari mereka yang berhasil selamat, mereka yang berlindung di dalam Pod.



Aria dan kawan-kawannya mengetahui sejarah bangsa mereka, bahwa nenek moyang mereka termasuk segelintir manusia yang selamat. Kini mereka melanjutkan kehidupan sebagaimana yang telah diajarkan oleh leluhur mereka dan mematuhi aneka aturan agar tetap selamat dan bebas dari penyakit yang dipastikan berbahaya bagi jiwa mereka. Hingga suatu hari, sebuah tindakan yang awalnya dianggap sebagai kegiatan iseng dan main-main, menerobos sistem keamanan dan keluar dari perlindungan Pod, berbuntut pada kebakaran yang merusak fasilitas dan menyebabkan kematian beberapa orang remaja. Hanya dua orang yang selamat dengan cedera yang cukup berat, Aria dan Soren – putra tunggal Dewan Hess, pemimpin di Reverie, kubah raksasa yang melindungi kaumnya dari wabah dan penyakit yang berkeliaran di luar, di kawasan luar yang lebih dikenal sebagai Gerai Maut.

Demi menutupi kesalahan fatal putranya, Dewan Hess mengambil tindakan untuk menyingkirkan semua bukti dan saksi. Aria yang belum pulih seratus persen, mendapati dirinya dibuang ke kawasan Gurun, di wilayah Gerai Luar. Saat ia berusaha pasrah atas nasibnya, takdir kembali mempertemukannya dengan sosok asing, yang hanya dilihatnya sekilas saat kebakaran fasilitas menghabisi kawan-kawannya. Sosok yang juga menyelamatkannya dari kekejian Soren, ternyata adalah manusia Liar – julukan bagi kaum terbuang yang hidup di wilayah Gerai Maut. Ia bernama Peregrine – sang rajawali falcon, pemuda yang memiliki bakat sekaligus kutukan yang membuatnya berbeda semenjak lahir, Perry memiliki kemampuan sebagai Seer (mampu melihat di kegelapan) sekaligus Scire (mampu membaca suasana hati dan perasaan orang lain), dua karunia yang sangat langka.

Dua remaja yang berbeda latar belakang, memiliki prinsip dan keyakinan yang sama sekali bertolak-belakang, harus menemukan jalan tengah demi menempuh perjalanan panjang demi keberhasilan misi mereka. Aria berusaha menemukan ibunya yang lenyap tatkala mengemban misi di salah satu kawasan Pod yang berbeda, dan Perry berusaha menyelamatkan Talon, kemenakannya yang diculik oleh pasukan khusus Reverie. Petualangan semakin menegangkan ketika mereka harus melawan kawanan Croven – kaum kanibal yang mengejar tanpa kenal lelah, bertemu dengan sahabat Perry yang melacak kekasih sekaligus kakak Perry yang melarikan diri dari ‘perjodohan’ antar suku, hingga menemui manusia Luar yang memiliki kemampuan dan keahlian untuk membongkar rahasia dari selubung keamanan kaum Penghuni, khususnya di Reverie.

Kisah ini jelas sekali merupakan tipikal fantasi yang mengambil tema distopia dan love-triangle yang menjadi ciri khas sekaligus trendsetter di kalangan pembaca (sekaligus penulis). Bahkan pada adegan-adegan awal, entah mengapa diriku teringat akan kisah ‘Matched’ karya Ally Condie, dan semakin lama ciri khas tersebut semakin tampak mirip. Hal ini bisa berarti dua hal, yang pertama bahwa kisah ini cukup bagus karena diriku sangat menyukai Matched, sedangkan yang kedua, sayangnya diriku sudah cukup bosan dengan tema dan kisah yang (hampir) serupa sekali lagi (alias bisa ditebak ke arah mana kisah ini akan bergulir). Secara keseluruhan, karakter-karakter yang muncul menarik dan unik, termasuk bocah aneh bernama Cinder yang mampu menggunakan badai Aether sebagai sumber kekuatan menakutkan dan memusnahkan siapa saja yang berani mengusik dirinya (ya ... sedikit unsur ala X-Men jika bisa kukatakan).

Namun ketika mulai muncul konflik seputar romansa – nah ini membuatku khawatir, karena banyak penulis yang sebenarnya mampu menyajikan kisah fantasi nan seru, justru terjebak dengan konflik tiada henti dan membuat frustasi pada detil-detil seputar hal ini (dan ini benar-benar tipikal dan mudah ditebak deh). Bahkan Divergent Trilogy yang dikatakan mampu mengalahkan serunya The Hunger Games, terjebak pada ending yang bikin gregetan karena penulis terjebak pada konflik romansa ini. Saat ini, diriku sangat berharap bisa menemukan serial fantasi distopia yang seru, menegangkan dan tidak bikin gregetan karena adegan-adegan yang (seharusnya) romantis but so predictable (and boring too) – I just wanna kick-ass characters, so fearless and tough. Atau sekalian aja baca kisah humor yang bikin  refresh otak saat cuaca panas seperti ini (mungkin juga feelingku tidak bisa merasakan ke-romatisan karena kepanasan dan gerah duluan hahahaha ... #duhalesandeh). So, only 3 star right now – sorryyy \(-__-)/ #cariesserut

[ more about this author, just check at here : Veronica Rossi | on Goodreads | at Twitter  ]

~ This Post are include in 2014 Reading Challenge ~
90th Book in Finding New Author Challenge
226th Book in TBRR Pile

Best Regards,
Hobby Buku

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pesan dan komentar (no spam please), harap sabar jika tidak langsung muncul karena kolom ini menggunakan moderasi admin.
Thanks for visiting, your comment really appreciated \(^0^)/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...