Translate

Wednesday, June 20, 2012

Books "SCHOOL SPIRIT"


Judul Asli : SUDDENLY SUPERNATURAL – SCHOOL  SPIRIT
( book 1 of Suddenly Supernatural Series )
Copyright © 2008 Elizabeth Cody Kimmel
Penerbit : Atria
Alih Bahasa : Barokah Ruziati
Editor : Ida Wadji & Fenty Nadia
Cetakan I : Februari 2011 ; 210 hlm 

Para arwah merusak hidupku. Aku menyalahkan ibuku. Ibuku seorang medium, seseorang yang mampu berkomunikasi dengan dunia arwah dan hantu gentayangan ...

Katherine yang sering dipanggil Kat tinggal berdua dengan ibunya di Medford – sebuah kota kecil. Ditinggal pergi oleh suami sekaligus ayah, mereka berdua harus berjuang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski serba kekurangan, Kat cukup bahagia dengan perhatian serta kasih sayang ibunya, kecuali satu hal, masalah yang berhubungan dengan para arwah ini. Kat sudah terbiasa dengan pandangan aneh dari orang-orang di sekeliling mereka, terutama jika menyangkut ibunya. 

Meski tidak terlalu berharap menjadi anak yang cantik dan populer (mmm...kadang-kadang ia juga berkhayal seandainya hidupnya tidak seperti ini), bukan berarti ia suka dengan segala cemooh, ejekan serta perlakuan semena-mena dari kelompok anak-anak populer. Dan lebih parah lagi, saat ia berulang tahun yang ketiga belas, mendadak Kat memiliki kemampuan sama : mampu melihat dan berbicara dengan arwah serta hantu ...

Setelah itu kehidupan pribadi Kat berubah total. Karena ke mana pun ia berada, entah di rumah, di sekolah, di jalanan, ia melihat sosok yang tampak seperti manusia biasa, namun hanya dirinya yang bisa melihatnya. Repotnya, Kat juga susah mebedakan mana yang manusia asli atau sekedar hantu yang berwujud manusia. Ditambah dengan adanya teror baru dari kelompok Cewek Satelit yang dipimpin oleh Shoshanna Longbarrow –cewek cantik dan populer, dan berada tepat di dalam rumah Kat saat terjadi sesi pemanggilan arwah ...

Jika ada satu hal yang patut disyukuri oleh Kat, akhirnya ia punya sahabat !!! Namanya Jac (aslinya Jacqueline, tapi ia tak akan menoleh jika dipanggil dengan nama itu), cewek mungil berambut merah yang doyan banget makan dan suka menyeret kotak selo yang besarnya hampir sama dengan tubuhnya. Jac adalah murid baru, yang meski kelihatan aneh dan selalu sendirian, Kat mendapati Jac ternyata cerewet, menyenangkan dan satu-satunya orang yang bisa diajak bicara selain dengan ibunya.  Masalahnya, Jac selalu ingin tahu dan ia sangat cerdas. Kat takut jika rahasianya sebagai anak yang bisa melihat arwah terbongkar, ia akan kehilangan satu-satunya sahabat yang pernah dimiliki. Bahkan Kat belum berani menceritakan kemampuannya kepada sang ibu, ia hanya berharap suatu saat, kemampuan aneh ini akan menghilang, dan ia dapat menjadi anak normal ... 

Kesan : 


Membaca buku ini mengingatkan diriku akan sebuah serial TV berjudul “Ghost Whisperer”, tentang  seorang gadis yang mewarisi ‘bakat’ untuk berkomunikasi dengan arwah semenjak kanak-kanak dari garis keluarga ibunya. Mendengar kata-kata ‘arwah atau hantu’ sudah cukup mengerikan bagi sebagian besar orang, termasuk diriku. Namun saat pertama kali melihat episode awal serial ini, justru ada beberapa hal yang kupetik dan menjadi pengalaman baru. Ternyata para ‘arwah atau hantu’ ini sama dengan diri kita – manusia yang masih hidup, dan mereka berada di dunia yang bukan tempat mereka alias masih ‘gentayangan’ di dunia manusia karena ada beberapa hal yang membuat mereka tertahan, misalnya urusan yang belum terselesaikan di dunia, dan kematian mendadak membuat mereka penasaran. 

Sama dengan kisah tokoh Kat di seri Suddenly Supernatural ini, dibesarkan oleh sang ibu yang juga medium, ternyata Kat juga memiliki ‘bakat’ melihat para arwah ini. Akan tetapi berbeda dengan sang ibu yang ‘menerima’ dan menjalankan kemampuannya, Kat justru ingin melenyapkan kemampuan yang membuatnya tidak seperti anak-anak normal lainnya. Bahkan ketika para arwah mulai mencoba berkomunikasi dengannya, ia justru berusaha menolak dengan keras, yang justru membuat dirinya merasa ‘kesakitan’ dan mengalami berbagai hal yang tidak menyenangkan. 

Arwah itu seperti bayi. Mereka menjerit dan melolong saat menginginkan sesuatu, dan mereka akan terus melakukannya sampai kau mengatasi masalah mereka. Dan, lagi-lagi seperti bayi, arwah sering tidak dapat memberitahukan apa masalah mereka, atau apa yang mereka butuhkan. Kau tidak bisa sekedar mematikan mereka saat merasa lelah atau butuh rehat dari kesibukan menolong mereka. Menjadi seorang medium berarti diingatkan terus-menerus tentang rasa sakit yang mungkin kau alami dalam hidup. ( p. 32 ) 

Dengan memakai sosok remaja seperti Kat, penulis mampu memberikan pendekatan yang cukup menarik bagi pembaca. Meski demikian, jangan dianggap kisah ini sebagai sekedar bacaan remaja belaka ( praduga salah yang juga merupakan perkiraan awalku – sebelum membaca buku ini ), karena bukan hanya menghibur, namun kisah ini mampu memberikan penekanan, bahwa apapun yang terjadi, diri kita, diri setiap manusia dan makhluk hidup satu dengan yang lain pasti berbeda, dan justru dengan perbedaan tersebut, membuat kita ‘unik’ dan ‘tiada-dua’ –nya. Tak dapat disangkal bahwa setiap orang ( terutama para remaja seperti Kat yang sedang mencari jati diri pada usia tersebut ), selalu berusaha mencari pembenaran diri justru pada sosok orang yang lain yang dianggap populer, padahal mereka pun juga manusia biasa yang memiliki kelemahan. 

Lewat buku pertama serial ini, diriku menjadi tertarik pada keseluruhan kisah serta kelanjutannya. Dan serial ini sangat ‘recommended’ bagi Anda yang tidak segan-segan membuka pikiran dan wawasan untuk menerima sedikit pembelajaran tentang kehidupan dan sekaligus terhibur dengan berbagai keanehan dan kelucuan di dalamnya. Salah satu kesukaanku, saat Kat dan Jac berada di dalam museum, dan di sanalah terlihat sosok aktor yang memerankan Pa – ayah Laura dari kisah Little House on The Prairie ...(^_^) dan ternyata itu bukan aktor, tapi hantu Pa yang sedang menaiki gerobaknya, jadi teringat aktor Michael Landon yang memainkan sosok Pa di serial ini hahaha...


Note : dengan banyaknya kisah tentang hantu dan arwah serta kekuatan medium, banyak pual film serta serial TV yang diadaptasi dari berbagai kisah ini, tapi ada satu yang kisahnya cukup mendekati kisah sosok Kat dalam Suddenly Supernatural ini, yaitu serial TV “Ghost Whisperer” yang dibintangi oleh Jennifer Love Hewitt, jika Anda tertarik untuk mengetahui bagaimana petualangan seorang medium, silahkan tonton serial ini (^_^).

Tentang Penulis :
Elizabeth Cody Kimmel yang biasa dipanggil Beth, lahir di New York City, dan menghabiskan masa kecilnya di Westchester County, sebelum kemudian pindah ke Brussels, Belgia. Semenjak kecil ia dalah seorang pembaca, pembeli dan pengagum buku-buku yang sangat aktif. Karena sangat menyukai hal-hal yang berhubungan dengan bangunan gothic serta program simulasi interaktif, ia memasuki Emma Willard School di Troy, New York serta meneruskan ke Kenyon College di Gambier, Ohio.  

Memiliki banyak kegemaran serta akal untuk mendapatkan keinginannya, Elizabeth berhasil mengatur agar ia bisa bekerja di tempat-tempat yang menjadi subyek kegemarannya dalam berbagai buku yang ditulisnya. Elizabeth sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan Antartika, cerita hantu, sejarah abad pertengahan, penguin, dan dunia penulisan, semuanya dapat dijumpai dalam berbagai karakter dan plot dalam semua buku-bukunya yang telah diterbitkan. 


Elizabeth Cody Kimmel kini tinggal dengan keluarganya di wilayah New York’s Hudson Valley. Ia juga berperan aktif sebagai pembicara tamu di berbagai sekolah di berbagai negara. Beth, sosok yang humoris dan suka berinteraksi langsung dengan para pembaca dari berbagai usia. Ia membagi waktunya sehari-hari  antara membaca, hiking, menyanyi dalam kelompok paduan suara, melakukan panjat tebing, atau sekedar melakukan tugas harian seperti mencuci pakaian serta berusaha melakukan ‘hubungan telepati’ dengan anjing beagle-nya. 

Untuk mengetahui lebih lengkap tentang berbagai karya Elizabeth Cody Kimmel silahkan kunjungi website www.codykimmel.com atau kunjungi pula website www.suddenlysupernatural.com 

Best Regards, 
* Hobby Buku * 

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pesan dan komentar (no spam please), harap sabar jika tidak langsung muncul karena kolom ini menggunakan moderasi admin.
Thanks for visiting, your comment really appreciated \(^0^)/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...