Translate

Tuesday, July 29, 2014

Books "THE FLOODS : WITCH FRIEND"

Books “KELUARGA FLOOD : TETANGGA CULUN”
Judul Asli : THE FLOODS : WITCH FRIEND
[ book 4 of THE FLOODS Series ]
Text copyright © 2007, Colin Thompson
Illustration inside copyright © 2007, Colin Thompson
Penerbit Atria
Alih Bahasa : Fery Halim
Editor : Indah Nurchaidah
Layout  : Aniza Pujiati
Desain sampul : Aniza Pujiati 
Cetakan I : Januari 2009 ; 218 hlm ; ISBN 978-979-1411-45-5
Rate : 3 of 5

Setelah membahas dan mengulas keanehan dan keunikan para anggota keluarga Flood, sering kali terlupakan untuk mengikut-sertakan Betty – si bungsu yang memang memiliki penampilan ‘lebih normal’ layaknya anak manusia pada umumnya. Tapi sebenarnya Betty sama sekali berbeda karena ia juga memiliki kemampuan sihir yang unik, selain itu ia juga (akhirnya) memiliki sahabat seorang gadis biasa (sama sekali tak ada istimewanya, kecuali ia bisa menerima segala keanehan keluarga Flood). Sahabat Betty ini adalah Ffiona Hulbert – putri tertua keluarga Hulbert yang baru pindah ke Acacia Avenue no. 19. Mereka terdiri dari Mr. dan Mrs. Hulbert, Ffiona dan Claude – bayi berusia 15 bulan yang suka memasukan apa saja ke dalam mulutnya. Sekilas mereka tampak sebagai keluarga biasa, yang artinya sangat kolot, kuno, dan membosankan (dan ternyata dugaan itu memang sebagian besar benar adanya).



Dari sekedar kunjungan ramah-tamah sebagai tetangga yang baik, hubungan antara keluarga Flood dan Hulbert semakin erat. Terutama persahabatan antara Betty dan Ffiona, tatkala muncul kelompok penindas yang dipimpin oleh Bridie McTort di sekolah mereka, Sunnyview School. Betty sudah berpengalaman menghadapi anak-anak penindas, seperti mantan tetangganya, Dickie Dent yang akhirnya disihir menjadi sebuah lemari es besar yang selalu berbunyi ‘hmmmm-hmmmm-hmmmm’ ... namun Bridie sebuah kasus yang cukup berat karena ia tak memiliki cukup kecerdasan untuk menghindar dari balasan Betty alih-alih Bridie semakin sering melakukan aneka jenis tindakan untuk menghanjar Betty. Maka bisa dipastikan bagaimana masa depan Bridie berhadapan dengan Betty Flood (dan kakak-kakaknya yang siap membela adik bungsu mereka).

Kelucuan semakin bertambah kala Nerlin dan Mordonna mengadakan jamuan ‘barbeque’ bagi keluarga Hulbert, terutama saat melihat keakraban antara Betty dan Ffiona. Hubungan antara setiap anggota dua keluarga yang berbeda (bisa dikatakan bertolak-belakang) justru semakin membaik di saat aneka masalah muncul, menghapuskan perbedaan yang ada dengan saling membantu kesulitan masing-masing. Alhasil keluarga Flood menjadi ‘sedikit’ memahami kehidupan manusia normal (walau mereka masih meyakini gaya hidup yang mereka jalani jauh lebih mengasyikan dan menyenangkan), dan keluarga Hulbert berubah menjadi manusia-manusia yang lebih berani, tegas dan tidak takut mengekspresikan diri di lingkungan luar. It’s a good theme, with several messages of choices of life, specially when someone must face the fear inside their mind ... with humours and better attitude too.

[ more about this author & related works, just check at here : Colin Thompsonon Goodreads | on Wikipedia ]

~ This Post are include in 2014 Reading Challenge ~
46th Book in What’s A Name Challenge
164th Book in TBRR Pile

Best Regards,

Hobby Buku

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pesan dan komentar (no spam please), harap sabar jika tidak langsung muncul karena kolom ini menggunakan moderasi admin.
Thanks for visiting, your comment really appreciated \(^0^)/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...