Translate

Showing posts with label Fantasy Supranatural. Show all posts
Showing posts with label Fantasy Supranatural. Show all posts

Tuesday, October 20, 2015

Books "ANNA DRESSED IN BLOOD"

Judul Asli : ANNA DRESSED IN BLOOD
[ book 1 of ANNA Series ]
Copyright © 2011 by Kendare Blake
Penerbit Mizan Fantasi
Alih Bahasa : Angelic Zaizai
Editor : Lisa Indriani
Proofreader : Nunung Wiyati
Layout : Axin Makruf
Cover artwork © Nekro, 2014
Cetakan I : Oktober 2014 ; 384 hlm ; ISBN 978-602-1606-99-5
Rate : 4 of 5

Namaku Theseus Cassio Lowood (jangan tanya mengapa orangtuaku mengambil nama pembunuh Minotaur dan karakter Shakespeare), cukup panggil aku Cas – pemuda berusia 17 tahun yang hidup berpindah-pindah bersama ibuku (seorang penyihir putih pemeluk Wiccan) dari satu kota ke kota lain. Masa kanak-kanakku sangat normal dan bahagia, hingga suatu hari saat aku berusia 7 tahun, ayahku pergi menunaikan tugasnya dan tidak pernah kembali. Mungkin perlu kuperjelas, ayahku adalah pemburu hantu, membasmi jiwa-jiwa penasaran terkutuk yang menimbulkan korban jiwa manusia lain. Dan tugas terakhir ayahku di Baton Rouge, Louisiana, justru mengakibatkan kematiannya. Makhluk yang seharusnya mampu dimusnahkan ternyata cukup tangguh hingga ‘memakan’ tubuh serta jiwa ayahku. Semenjak itu, kehidupanku berubah total.

Monday, October 7, 2013

Books "THE HOLLOW"

Judul Asli : THE HOLLOW
[ book 1 of THE HOLLOW Series ]
Copyright © 2009 by Jessica Verday
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Septina Ferniati
Editor : Nadya Andwiani
Desain sampul : Eduard Iwan Mangopang
Cetakan I : September 2013 ; 496 hlm ; ISBN 978-979-22-9836-9
Rate : 3.5 of 5

Abigail ‘Abbey’ dan Kristen Maxwell – dua gadis yang bersahabat karib, tak pernah terpisahkan satu sama lain, menyukai hal-hal aneh dan unik, pemuja Wahington Irving yang mempopulerkan Legenda Sleepy Hollow melalui karyanya, berdasarkan hikayat ‘urban-legend’ di kota Sleepy Hollow. Dan suatu hari, Kristen menghilang tanpa jejak. Ketika pencarian tak membuahkan hasil, masyarakat dan pihak berwenang mengambil keputusan : Kristen telah tewas, jatuh ke dalam aliran sungai yang deras dan dalam.

Books "THE FAMILIARS"

Books “BINATANG PENDAMPING PARA PENYIHIR”
Judul Asli : THE FAMILIARS
[ book 1 of THE FAMILIARS Series ]
Copyright © 2010 by Adam Jay Epstein & Andrew Jacobson
Cover Ilustrations copyright © 2005 by Richard Cowdrey
Penerbit Metamind [ imprint Penerbit Tiga Serangkai ]
Alih Bahasa : Maharani Aulia
Editor : D. Liana
Lay-out : Tri Mulyani Ch.
Desain sampul & isi : Rendra TH
Cetakan I : September 2013 ; 312 hlm ; ISBN 978-602-9251-21-0
Rate : 3 of 5

Aldwyn, adalah seekor kucing berbulu hitam putih, dengan ujung telinga kiri sedikit hilang akibat perkelahian dengan seekor anjing pit bull semasa kecil. Ia tak mengenal siapa orang tuanya, sepanjang pengetahuannya, ia hidup dan berjuang sendiri di kota Bridgetower, bagian dari wilayah kekuasaan Vastia di bawah pimpinan Ratu Loranella. Meski ia tampak bagai kucing liar biasa, Aldwyn sangat cerdas sekaligus cerdik, hingga selalu berhasil menghindari dari kejaran para pemilik toko ikan dan penangkap hewan liar. Hingga pada  hari itu, dirinya masuk dalam perangkap yand dipasang oleh Grimslade – pembunuh bayaran berdarah dingin, yang selalu bersedia memburu dan membunuh apa saja demi kepingan emas.

Friday, August 2, 2013

Books "THE IMMORTALS OF MELUHA"

Judul Buku : THE IMMORTALS OF MELUHA
[ book 1 of SHIVA TRILOGY ] 
Copyright © 2008 Amish Tripathi
Penerbit : Mizan Fantasi
Alih Bahasa : Nur Aini
Editor : Agus Hadiyono
Proofreader : Yunni Yuliana M.
Desain Sampul : BLUEgarden
Cetakan I : April 2013 ; 588 hlm 
Rate : 3,5 of 5

India dikenal sebagai negara yang memiliki keunikan serta daya tarik eksotis tersendiri. Salah satu daya tarik yang tak dapat dipungkiri adalah kisah-kisah mitologi kuno serta rangkaian legenda yang sangat kental, mewarnai kehidupan sehari-hari masyarakatnya, meski kini di era yang serba modern, kemungkinan sebagian besar elah mengalami perubahan, namun akar keyakinan serta budaya masih sangat lekat dalam hati masing-masing. Dibesarkan semenjak kecil dengan dongeng Hindustan, mulai dari Wayang Purwa yang menuturkan awal mula terjadinya alam semesta hingga kelahiran para dewa sebagai penghuni Nirwana, yang pada akhirnya ‘membuat’ komunitas manusia untuk menjalani kehidupan di dunia, dilanjutakn perjuangan serta pergulatan masing-masing pihak dalam kisah epos Ramayana, Mahabarata hingga Bharatayuda, maka saat mendengar bahwa ada sebuah kisah terbaru yang memadukan mitologi India Kuno dengan fantasi, satu hal yang muncul di benakku : PENASARAN !!


Monday, July 22, 2013

Books "SAVVY"

Books “ BAKAT ISTIMEWA ”
Judul Asli : SAVVY
[ book 1 of Beaumont Family ]
Copyright © 2008 by Ingrid Law
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Indah S. Pratina & Primadonna Angela
Editor : Primadonna Angela
Cover by Martin Dima (martin_twenty1@yahoo.co.id)
Cetakan I : Juni 2013 ; 288 hlm
Rate : 4 of 5
“I believe every child are born with special talent that makes them unique and different from one to another – and that’s not a curse but a tremendous gift from Our Father.” – Anonymous
Pernahkah dirimu membayangkan memiliki bakat khusus semenjak lahir ? Misalnya mampu menghafal apapun hanya sekali baca,  bisa membuat lelucon dan disenangi siapa saja, memiliki tubuh atletis dan pandai dalam olahraga, atau bahkan bisa melakukan sihir seperti Harry Potter dan mampu terbang seperti Superman. Setiap anak pasti memiliki Impian tersebut, bahkan berani kujamin sebagian besar masih ‘memegang’ Impian masa kanak-kanak hingga dewasa. Bakat dianggap berkat yang muncul pada seseorang yang membedakan dirinya dengan yang lainnya. Bakat dalam bidang musik, seni, olahraga, pendidikan, dimana mereka diajarkan untuk mengejar prestasi guna menonjolkan dan mengasah bakat masing-masing sehingga menjadi perhatian masyarakat umum. Namun bagaimana jika Bakat yang diperoleh justru menimbulkan masalah sehingga harus disembunyikan ?

Monday, June 17, 2013

Books "THE LAND OF STORIES I : THE WISHING SPELL"

THE LAND OF STORIES : THE WISHING SPELL
[ book 1 of The Land of The Stories Trilogy ]
Copyright © 2012 by Christopher Colfer
Jacket and interior art copyright © 2012 by Brandon Dorman
Cover © 2012 Hachette Book Group, Inc.
ISBAN  978-0-316-20157-5 (hardcover)
First Edition : July 2012 | 440 p
Suitable for ages > 12
Rate : 4 of 5

“Some day you will be old enough to start reading fairy tales again.” – C.S. Lewis

When I first see this book on the bookdepository, I really like the front cover, then I see the author name – makes me wonder a little-bit but did not quite believe on coincident. Then someday at Periplus I saw again the same book, and I look at the back cover__olala, my first quess was quite right, the author of this book is Chris Colfer – the same person who plays as Kurt Hummel on Glee. I watch Glee from the very beginning and the character Kurt Hummel really drown-good-attention to me. He’s not only plays it very well, he is Kurt Hummel – a quirky, different boys with such wonderful talent. If you ever-ever hear him singing, well...you should search immediately and listen to several songs he performing. And now he write book too, wow...you can tell I’m so excited and curious at the same time. Specially the themes are fairy-tales, another favorite subject of mine (^_^) Now, enough about this babbling (yeah, I can say a lot about my favorite things ...), let’s continue on my review in this book – the first book that produced by the one and the only Chris Colfer.

Sunday, April 28, 2013

Books "HOLD ME CLOSER, NECROMANCER"



Judul Asli : HOLD ME CLOSER, NECROMANCER
[ book 1 of The Necromancer Series ]
Copyright © 2010 by Lish McBride
Penerbit Atria
Alih Bahasa : Berliani M. Nugrahani
Editor : Pujia Pernami
Desain Sampul : Indra Bayu
Cetakan I : Juni 2011 ; 450 hlm
Rate : 4 of 5

“Namaku Samhain Corvus LaCroix – remaja biasa, putus kuliah dan kini bekerja di restoran Plumpy’s yang menyajikan makanan fast-food ala Amerika yang terkenal.  Kehidupanku berjalan seperti biasa, membosankan dan menjemuhkan, tanpa ada satu pun hal yang menarik. Sampai suatu hari, aku menghabiskan waktu istirahat siang di Plumpy’s dengan bermain hoki kentang bersama Ramon dan Brooke, sesama pegawai di Plumpy’s, yang berbuntut pada pecahnya sebuah lampu mobil mewah yang diparkir di pintu belakang Plumpy’s. Kemudian serangkaian peristiwa aneh sekaligus mengerikan terjadi dalam kehidupanku.” 

Tuesday, April 16, 2013

Books "THE BOOK WITH NO NAME"



Books “BUKU TANPA JUDUL”
Judul Asli : THE BOOK WITH NO NAME
[ book 1 of The Bourbon Kid Series ]
By Anonymous
Copyright © The Bourbon Kid 2006, 2007, 2009
Penerbit Kantera
Alih Bahasa : M. Baihaqqi, ST.
Editor : Musa Annaqi
Desain Sampul : A.M. Wantoro
Cetakan IV : Februari 2012 ; 494 hlm
Rate : 4 of 5

“Hanya kemurnian hati yang mampu memahami halaman demi halaman buku ini. Setiap halaman yang kaubuka, setiap bab yang kaubaca, akan membawamu semakin dekat pada akhir. Tidak setiap orang akan berhasil. Banyaknya plot cerita dan gaya bahasa yang berbeda, mungkin akan memusingkan dan mebingungkan. Dan sementara kau sibuk mencari kebenaran, ternyata ia ada tepat di depanmu. Kegelapan akan tiba, bersama kejahatan yang luar biasa. Dan mereka yang telah membaca buku ini tidak akan pernah melihat cahaya lagi.” ~ The Book With No Name ~

Buku ini sudah cukup lama menjadi bahan pertimbangan untuk dibaca, namun kesan teman-teman yang sudah pernah membacanya memiliki versi yang berbeda-beda, sehingga bukannya membuatku semakin yakin dalam mengambil keputusan, justru kebingungan sekaligus penasaran apakah akan mencoba membacanya atau tidak. Edisi terjemahan pertama kali rilis di akhir tahun 2011, dan kini menjelang pertengahan tahun 2013 barulah diriku mencoba membaca buku yang menjadi bahan perbincangan saat pertama kali rilis. 

Friday, December 7, 2012

Books "ALIENS ON VACATION"



Judul Asli : ALIENS ON VACATION

[ book 1 from The Intergalactic Bed & Breakfast Series ]

Copyright © 2011 Clete Barrett Smith

Penerbit Atria

Alih Bahasa : Justine Tedjasukmana

Editor : Fenty Nadia ; Ida Wajdi

Desain Sampul : Indra Bayu

Cetakan I : Juni 2012 ; 314 hlm 
Rate : 4 of 5


“SELAMAT DATANG DI FOREST GROVE, WASHINGTON : SEBUAH OASIS DI TENGAH RIMBA.”

Dan memasuki kedalaman rimba, di sanalah terdapat PENGINAPAN ANTARGALAKSI – sebuah rumah 3 lantai bergaya Victorian yang dicat hitam legam dengan lukisan taburan komet, bintang dan planet yang berkilauan, dengan pengetuk pintu temaga berbentuk bulan sabit serta keset pintu  depan yang berbunyi ‘Semua Yang Datang Dengan Damai Akan Disambut Dengan Baik.’


David atau yang dipanggil ‘Scrub’ mendapati liburan musim panas yang dinanti-nanti, menjadi sebuah mimpi buruk tak berkesudahan. Kabar buruk datang ketika kedua orang tuanya harus bekerja di luar kota, mengirimnya jauh-jauh dari Tampa, Florida ke Washington untuk tinggal dengan nenek yang tak pernah dijumpai seumur hidupnya. Bukan hanya harus menghabiskan waktu selama 2 bulan 3 hari, 14 jam di tempat yang terpencil dan tiada satupun fasilitas komunikasi elektronik (spt TV, koneksi internet, bahkan sinyal ponsel lenyap), kediaman Granma sungguh sangat aneh dan ganjil.


Books "DEAD GIRL IN LOVE"




Judul Asli : DEAD GIRL IN LOVE

[ book 3 from The Dead Girl Series ]

Copyright © 2008 Linda Joy Singleton

Penerbit Atria

Alih Bahasa : Maria Susanto

Editor : Dian Pranasari ; Adi Toha

Desain Sampul : Altha Rivan

Cetakan I : September 2012 ; 356 hlm 
Rate : 3 of 5


Tugas Amber Borden sebagai Penghuni Sementara sudah selesai. Ia kembali ke tubuhnya sendiri, bertemu dengan kedua orang tuanya, sahabat-sahabatnya, dan terutama Eli – pacar barunya. Namun belum sempat ia menikmati semuanya, gara-gara sebuah janji kepada sang nenek, mendadak ia terbangun pada tubuh yang berbeda. Yap, sekali lagi Amber mendapati dirinya sebagai Penghuni Sementara. Dan kali ini merupakan sebuah tugas yang sangat penting, karena tubuhnya yang ditempatinya adalah tubuh Alyce Perfetti –sahabat karibnya. 


Amber dan Alyce adalah dua sahabat erat semenjak mereka pertama kali bertemu. Meski penampilan dan kegemaran mereka bertolak-belakang, hal itu tak mampu memisahkan keduanya, hingga saat-saat terakhir, ketika Amber sedang menjalani kehidupan barunya sebabagi Penghuni Sementara, hubungannya dengan Alyce sedikit renggang. Alyce pernah menghubungi Amber ketika ia sedang dalam tugas membantu Eli dan kakaknya, sehingga ia tak bisa segera datang menemui Alyce. Dan kini Alyce tampaknya sedang dalam masalah besar hingga Amber harus menggantikannya sebagai PS. 


Wednesday, August 29, 2012

Books "DEAD GIRL WALKING"


Judul Asli : DEAD GIRL WALKING
[ book 1 from The Dead Girl Series ]
Copyright © 2008 Linda Joy Singleton
Penerbit Atria
Alih Bahasa : Maria Susanto
Editor : Diksi Dik ; Dian Pranasari
Desain Sampul : Altha Rivan
Cetakan I : Januari 2012 ; 384 hlm 

[ "Resensi buku ini dibuat dalam rangka ikut berpartisipasi dalam Lomba Resensi Buku ReadingWalk.com" | source from Reading Walk's Library ]
Menjadi sosok cantik, langsing , populer serta berasal dari keluarga berada, sungguh suatu impian bagi setiap gadis remaja. Demikian pula dengan Amber Borden – yang membentuk HHC ( Halsey Hospitality Club ) di tahun pertama ia memasuki SMA Halsey, dengan tujuan mencari pertemanan dan membantu siswa-siswa baru.  Karena itu betapa girangnya ketika akhirnya ia memperoleh undangan pesta dari Jessica Bradley – sahabat dekat Leah Montgomery, cewek terpopuler di Halsey, meski ia harus memakai alasan mengantarkan Trinidad Sylvenski – anak baru yang cantik, keren, kaya, serta memiliki suara ‘emas’.

Kegembiraan Amber semakin meningkat saat akhirnya tiba di kediaman Jessica (setelah mengalami kecelakaan, tersesat, jatuh dari pagar kuburan...) dan menikmati sajian permen plus aneka cokelat yang menggiurkan (membuat liur-ku menetes saat membaca ini hehe), kemudian tanpa sengaja ia mendengar obrolan kumpulan anak-anak beken nan keren –tentang Dirinya !!! Betapa menyakitkan mendengarkan cemoohan serta olokan mereka, tentang penampilannya, tentang kegiatan yang dibanggakan, semua menganggap dirinya rendah dan tidak layak ikut serta dalam kelompok tersebut. Alasan Amber diundang kali ini, hanya untuk diperalat sebagai ‘pembantu’ kegiatan kelompok mereka. 

Amber terkesima, terkejut, sekaligus sakit hati. Ketika ia berhasil keluar dari pesta itu, melarikan mobilnya secepat mungkin kembali ke rumah, hanya ada perasaan hampa di hatinya. Amber berpikir, adakah hal terburuk yang akan dialaminya pada hari itu --- tapi ternyata ada kabar gembira yang menyambutnya di depan halaman  rumah, Amber menerima beasiswa untuk kuliah di universitas pilihannya, dan sewaktu lagi jingkrak-jingkrak kegirangan, ia ditabrak oleh bus surat yang ‘menggelinding’ tanpa pengemudi ... 

Books "DEAD GIRL DANCING"


Judul Asli : DEAD GIRL DANCING 
[ book 2 from The Dead Girl Series ] 
Copyright © 2008 Linda Joy Singleton 
Penerbit Atria 
Alih Bahasa : Maria Susanto
Editor : Diksi Dik ; Adi Toha 
Desain Sampul : Altha Rivan Cetakan I : Januari 2012 ; 384 hlm 

Maih ingat dengan Amber Borden, gadis yang suka salah arah sehingga saat mengalami ‘mati-suri’ keliru masuk ke tubuh orang lain ... nah, kali ini tugas Amber dengan Leah Montgomery sudah selesai. Dan ia harus segera kembali ke tubuhnya sendiri sebelum kedua orang tuanya memutuskan mencabut alat bantuan medis dari tubuh fisiknya, tentu saja kali ini dengan bantuan Grammy Greta, Amber tidak mungkin tersesat di dalam tubuh yang salah. 
 
Dan terbangunlah Amber sesaat setelah ia berciuman dengan Eli dan cahaya putih menyergap dirinya ... tapi, oh, no, sepertinya ada kekeliruan lagi. Amber melihat dirinya (tubuhnya) di cermin, dan itu adalah tubuh Sharayah Rockingham, kakak Eli – pacar baru Amber !! Waduh, bagaimana ini. Setelah mengingat-ingat, Amber memang menyetujui penawaran Grammy untuk menjadi Penghuni Sementara, membantu jiwa-jiwa manusia yang bermasalah, tapi bukan berarti ‘saat itu juga’ ia mau melaksanakan tugas tersebut. Sekarang apa yang harus ia lakukan ? Mengapa pula jiwa Sharayah tidak mau kembali ke tubuh fisiknya ?

Namun pertama-tama yang harus Amber lakukana adalah menghubungi Eli. Bayangkan bagaimana ia bisa berpacaran dengan Eli jika dirinya berada di tubuh kakak Eli ? Dan bagaimana kondisi tubuhnya sendiri, apakah kedua orang tuanya sudah merelakan dirinya atau mau mau menunggu, berjuang demi kelangsungan hidup Amber ? Mengapa pula Grammy atau Cola tidak memberikan petunjuk langkah apa yang harus ia lakukan sebagai Penghuni Sementara. Jika dengan Leah, paling tidak ia sedikit mengenal dirinya serta lingkungan pergaulannya. Sedangkan Sharayah, telah lama meninggalkan keluarganya, hidup di asrama di kota yang jauh dari kota asal keluarganya, yang berarti jauh dari kediaman Amber pula, jauh dari sahabat-sahabat yang bisa membantunya ... 


Wednesday, June 20, 2012

Books "SCHOOL SPIRIT"


Judul Asli : SUDDENLY SUPERNATURAL – SCHOOL  SPIRIT
( book 1 of Suddenly Supernatural Series )
Copyright © 2008 Elizabeth Cody Kimmel
Penerbit : Atria
Alih Bahasa : Barokah Ruziati
Editor : Ida Wadji & Fenty Nadia
Cetakan I : Februari 2011 ; 210 hlm 

Para arwah merusak hidupku. Aku menyalahkan ibuku. Ibuku seorang medium, seseorang yang mampu berkomunikasi dengan dunia arwah dan hantu gentayangan ...

Katherine yang sering dipanggil Kat tinggal berdua dengan ibunya di Medford – sebuah kota kecil. Ditinggal pergi oleh suami sekaligus ayah, mereka berdua harus berjuang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski serba kekurangan, Kat cukup bahagia dengan perhatian serta kasih sayang ibunya, kecuali satu hal, masalah yang berhubungan dengan para arwah ini. Kat sudah terbiasa dengan pandangan aneh dari orang-orang di sekeliling mereka, terutama jika menyangkut ibunya. 

Meski tidak terlalu berharap menjadi anak yang cantik dan populer (mmm...kadang-kadang ia juga berkhayal seandainya hidupnya tidak seperti ini), bukan berarti ia suka dengan segala cemooh, ejekan serta perlakuan semena-mena dari kelompok anak-anak populer. Dan lebih parah lagi, saat ia berulang tahun yang ketiga belas, mendadak Kat memiliki kemampuan sama : mampu melihat dan berbicara dengan arwah serta hantu ...

Setelah itu kehidupan pribadi Kat berubah total. Karena ke mana pun ia berada, entah di rumah, di sekolah, di jalanan, ia melihat sosok yang tampak seperti manusia biasa, namun hanya dirinya yang bisa melihatnya. Repotnya, Kat juga susah mebedakan mana yang manusia asli atau sekedar hantu yang berwujud manusia. Ditambah dengan adanya teror baru dari kelompok Cewek Satelit yang dipimpin oleh Shoshanna Longbarrow –cewek cantik dan populer, dan berada tepat di dalam rumah Kat saat terjadi sesi pemanggilan arwah ...

Jika ada satu hal yang patut disyukuri oleh Kat, akhirnya ia punya sahabat !!! Namanya Jac (aslinya Jacqueline, tapi ia tak akan menoleh jika dipanggil dengan nama itu), cewek mungil berambut merah yang doyan banget makan dan suka menyeret kotak selo yang besarnya hampir sama dengan tubuhnya. Jac adalah murid baru, yang meski kelihatan aneh dan selalu sendirian, Kat mendapati Jac ternyata cerewet, menyenangkan dan satu-satunya orang yang bisa diajak bicara selain dengan ibunya.  Masalahnya, Jac selalu ingin tahu dan ia sangat cerdas. Kat takut jika rahasianya sebagai anak yang bisa melihat arwah terbongkar, ia akan kehilangan satu-satunya sahabat yang pernah dimiliki. Bahkan Kat belum berani menceritakan kemampuannya kepada sang ibu, ia hanya berharap suatu saat, kemampuan aneh ini akan menghilang, dan ia dapat menjadi anak normal ... 

Kesan : 


Membaca buku ini mengingatkan diriku akan sebuah serial TV berjudul “Ghost Whisperer”, tentang  seorang gadis yang mewarisi ‘bakat’ untuk berkomunikasi dengan arwah semenjak kanak-kanak dari garis keluarga ibunya. Mendengar kata-kata ‘arwah atau hantu’ sudah cukup mengerikan bagi sebagian besar orang, termasuk diriku. Namun saat pertama kali melihat episode awal serial ini, justru ada beberapa hal yang kupetik dan menjadi pengalaman baru. Ternyata para ‘arwah atau hantu’ ini sama dengan diri kita – manusia yang masih hidup, dan mereka berada di dunia yang bukan tempat mereka alias masih ‘gentayangan’ di dunia manusia karena ada beberapa hal yang membuat mereka tertahan, misalnya urusan yang belum terselesaikan di dunia, dan kematian mendadak membuat mereka penasaran. 

Sama dengan kisah tokoh Kat di seri Suddenly Supernatural ini, dibesarkan oleh sang ibu yang juga medium, ternyata Kat juga memiliki ‘bakat’ melihat para arwah ini. Akan tetapi berbeda dengan sang ibu yang ‘menerima’ dan menjalankan kemampuannya, Kat justru ingin melenyapkan kemampuan yang membuatnya tidak seperti anak-anak normal lainnya. Bahkan ketika para arwah mulai mencoba berkomunikasi dengannya, ia justru berusaha menolak dengan keras, yang justru membuat dirinya merasa ‘kesakitan’ dan mengalami berbagai hal yang tidak menyenangkan. 

Arwah itu seperti bayi. Mereka menjerit dan melolong saat menginginkan sesuatu, dan mereka akan terus melakukannya sampai kau mengatasi masalah mereka. Dan, lagi-lagi seperti bayi, arwah sering tidak dapat memberitahukan apa masalah mereka, atau apa yang mereka butuhkan. Kau tidak bisa sekedar mematikan mereka saat merasa lelah atau butuh rehat dari kesibukan menolong mereka. Menjadi seorang medium berarti diingatkan terus-menerus tentang rasa sakit yang mungkin kau alami dalam hidup. ( p. 32 ) 

Dengan memakai sosok remaja seperti Kat, penulis mampu memberikan pendekatan yang cukup menarik bagi pembaca. Meski demikian, jangan dianggap kisah ini sebagai sekedar bacaan remaja belaka ( praduga salah yang juga merupakan perkiraan awalku – sebelum membaca buku ini ), karena bukan hanya menghibur, namun kisah ini mampu memberikan penekanan, bahwa apapun yang terjadi, diri kita, diri setiap manusia dan makhluk hidup satu dengan yang lain pasti berbeda, dan justru dengan perbedaan tersebut, membuat kita ‘unik’ dan ‘tiada-dua’ –nya. Tak dapat disangkal bahwa setiap orang ( terutama para remaja seperti Kat yang sedang mencari jati diri pada usia tersebut ), selalu berusaha mencari pembenaran diri justru pada sosok orang yang lain yang dianggap populer, padahal mereka pun juga manusia biasa yang memiliki kelemahan. 

Lewat buku pertama serial ini, diriku menjadi tertarik pada keseluruhan kisah serta kelanjutannya. Dan serial ini sangat ‘recommended’ bagi Anda yang tidak segan-segan membuka pikiran dan wawasan untuk menerima sedikit pembelajaran tentang kehidupan dan sekaligus terhibur dengan berbagai keanehan dan kelucuan di dalamnya. Salah satu kesukaanku, saat Kat dan Jac berada di dalam museum, dan di sanalah terlihat sosok aktor yang memerankan Pa – ayah Laura dari kisah Little House on The Prairie ...(^_^) dan ternyata itu bukan aktor, tapi hantu Pa yang sedang menaiki gerobaknya, jadi teringat aktor Michael Landon yang memainkan sosok Pa di serial ini hahaha...


Note : dengan banyaknya kisah tentang hantu dan arwah serta kekuatan medium, banyak pual film serta serial TV yang diadaptasi dari berbagai kisah ini, tapi ada satu yang kisahnya cukup mendekati kisah sosok Kat dalam Suddenly Supernatural ini, yaitu serial TV “Ghost Whisperer” yang dibintangi oleh Jennifer Love Hewitt, jika Anda tertarik untuk mengetahui bagaimana petualangan seorang medium, silahkan tonton serial ini (^_^).

Tentang Penulis :
Elizabeth Cody Kimmel yang biasa dipanggil Beth, lahir di New York City, dan menghabiskan masa kecilnya di Westchester County, sebelum kemudian pindah ke Brussels, Belgia. Semenjak kecil ia dalah seorang pembaca, pembeli dan pengagum buku-buku yang sangat aktif. Karena sangat menyukai hal-hal yang berhubungan dengan bangunan gothic serta program simulasi interaktif, ia memasuki Emma Willard School di Troy, New York serta meneruskan ke Kenyon College di Gambier, Ohio.  

Memiliki banyak kegemaran serta akal untuk mendapatkan keinginannya, Elizabeth berhasil mengatur agar ia bisa bekerja di tempat-tempat yang menjadi subyek kegemarannya dalam berbagai buku yang ditulisnya. Elizabeth sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan Antartika, cerita hantu, sejarah abad pertengahan, penguin, dan dunia penulisan, semuanya dapat dijumpai dalam berbagai karakter dan plot dalam semua buku-bukunya yang telah diterbitkan. 


Elizabeth Cody Kimmel kini tinggal dengan keluarganya di wilayah New York’s Hudson Valley. Ia juga berperan aktif sebagai pembicara tamu di berbagai sekolah di berbagai negara. Beth, sosok yang humoris dan suka berinteraksi langsung dengan para pembaca dari berbagai usia. Ia membagi waktunya sehari-hari  antara membaca, hiking, menyanyi dalam kelompok paduan suara, melakukan panjat tebing, atau sekedar melakukan tugas harian seperti mencuci pakaian serta berusaha melakukan ‘hubungan telepati’ dengan anjing beagle-nya. 

Untuk mengetahui lebih lengkap tentang berbagai karya Elizabeth Cody Kimmel silahkan kunjungi website www.codykimmel.com atau kunjungi pula website www.suddenlysupernatural.com 

Best Regards, 
* Hobby Buku * 

Books "SCAREDY KAT"


Judul Asli : SUDDENLY SUPERNATURAL – SCAREDY KAT
( book 2 of Suddenly Supernatural Series )
Copyright © 2009 Elizabeth Cody Kimmel
Penerbit : Atria
Alih Bahasa : Barokah Ruziati
Editor : Pujia Pernami
Cetakan III : Februari 2012 ; 162 hlm 

Sinopsis : 
Liburan baru dimulai, namun Kat sudah merasa bosan. Apalagi tak ada orang yang bisa diajak bicara atau sekedar ngobrol, tentu saja sang ibu senantiasa ada bersamanya, tapi di saat-saat seperti ini, saat ibunya sibuk ‘bercakap-cakap’ dengan berbagai tanamannya ( ya benar, ibu Kat seorang medium dan biasa bercakapcakap dengan tumbuhan juga ). Sahabatnya, Jac sedang bepergian menghadiri konferensi musisi selo ( Jac, selain sahabat sejati, ia juga gadis jenius di bidang musik, terutama dalam memainkan selo ). Maka Kat iseng-iseng memotret rumah kosong di depan rumahnya, untuk salah satu proyek tugas sekolahnya, dan saat ia selesai memotret dan membuak file-filenya di komputer, tampak sesuatu yang ganjil di antara foto-foto itu. Ada sosok wajah bocah laki-laki yang terekam dalam foto di dalam jendela rumah kosong itu !! 

Antara rasa takut dan penasaran, yang terakhir akhirnya menang, maka Kat melakukan penyelidikan di rumah kosong itu. Saat mulai memasuki rumah kosong itu, Kat langsung menyadari ada ‘sesuatu’ yang berada di dalamnya. Dan ketika akhirnya ia berhasil ‘melihat’ sosok bocah yang diduga sebagai hantu, anehnya bocah itu tak merespons pertanyaan Kat, bahkan seakan-akan ia tak melihat keberadaan Kat.  Belum selesai masalah itu, Kat juga harus berhadapan dengan ‘sosok’ mengerikan – dalam arti sosok ini menimbulkan ketakutan serta kengerian pada sekujur tubuhnya. Kat tahu bahwa ‘sesuatu’ itu tidak memiliki maksud baik, meski ia tak tahu dengan jelas apa sebenarnya keberadaan ‘entitas’ tersebut.

Dengan kepulangan Jac dari konferensi, mereka berdua segera melakukan penyelidikan latar belakang rumah kosong berhantu itu. Dan ternyata memang pernah terjadi peristiwa tragis yang menyebabkan kematian salah satu putra pemilik rumah itu, dan satu putra yang selamat, masih dalam keadaan koma selama bertahun-tahun akibat kecelakaan tragis yang menimpa dua bersaudara itu. Masalah Kat tidak berputar pada hal ini saja. Munculnya sosok pria aneh yang tampak pertama kali berada di rumah kosong itu, disusul dengan kehadirannya di kediaman Kat, dan ia mengaku sebagai ‘teman lama’ ibunya, membuat perasaan Kat semakin resah. Apalagi pria itu ternyata memiliki ‘kemampuan’ melihat diri Kat sebenarnya, terutama kemampuan Kat yang disembunyikan, bahkan dari ibunya sendiri. 

Kesan : 


Kelanjutan kisah Kat, sang medium cilik, yang siap bertualang dengan sahabatnya Jac, dalam menangani kasus-kasus hantu serta arwah gentayangan semakin menarik untuk disimak. Pada kasus ini, tantangan terberat yang harus dilakukan oleh Kat adalah menerima kekuatannya serta berusaha mengendalikannya, bukan justru ‘menutup’ diri serta membentengi kekuatannya dari para hantu. Kat belajar untuk menjadi lebih dewasa dalam hal kemampuan mediumnya. Alih-alih berteriak meminta bantuan pada sang ibu, ia bersikeras untuk menyelesaikan masalahnya seorang diri – sesuatu yang sangat tidak mudah.

“Ya ampun. Aku jadi depresi.” Kata Jac. “Bayangkan bagaimana perasaanku, Jac. Aku dikelilingi orang mati.” Jac menatapku dengan penuh simpati. ( p. 73 ) 

Munculnya beberapa karakter baru, memberikan variasi serta kejelasan akan dibawa kemana kisah ini, terutama dalam mematangkan karakter Kat. Dan penulis tetap mampu memberikan hiburan yang menarik dan menyegarkan lewat bacaan tipis. Jika Kat mendapatkan hal-hal baru yang bisa menjadi pelajaran, sebagai pembaca diriku juga mendapat masukan, terutama tentang hal yang berhubungan dengan istilah ‘koma’ atau ‘mati-suri’ ...mengingatkan akan kisah nyata seseorang yang ‘bangkit’ dari kematian, tapi ia sadar menjelang kematian hingga berangkat ke tempat yang mirip surga, dan akhirnya kembali ke tubuhnya ... ( itu cerita yang lain yang akan dibagikan suatu waktu ), namun intinya, alam bawah sadar manusia, tubuh fisik serta keberadaan roh itu benar-benar ada, bukan sekedar kisah isapan-jempol atau khayalan.  Namun semuanya kembali pada Anda, apakah mempercayainya atau tidak. Untuk diriku, hal-hal ini tetap kuterima dengan pikiran terbuka, karena apa pun bisa terjadi di dunia ini (^_^) 

“Baiklah, aku bingung, Voodoo Mama. Kalau Tank masih hidup, lalu bagaimana dia bisa ... bagaimana kau bisa ...” “Aku tahu. Bagaimana aku bisa melihat hantu orang yang masih hidup ?” ( p. 117 )

Note : dengan banyaknya kisah tentang hantu dan arwah serta kekuatan medium, banyak pual film serta serial TV yang diadaptasi dari berbagai kisah ini, tapi ada satu yang kisahnya cukup mendekati kisah sosok Kat dalam Suddenly Supernatural ini, yaitu serial TV “Ghost Whisperer” yang dibintangi oleh Jennifer Love Hewitt, jika Anda tertarik untuk mengetahui bagaimana petualangan seorang medium, silahkan tonton serial ini (^_^).

Tentang Penulis :
Elizabeth Cody Kimmel yang biasa dipanggil Beth, lahir di New York City, dan menghabiskan masa kecilnya di Westchester County, sebelum kemudian pindah ke Brussels, Belgia. Semenjak kecil ia dalah seorang pembaca, pembeli dan pengagum buku-buku yang sangat aktif. Karena sangat menyukai hal-hal yang berhubungan dengan bangunan gothic serta program simulasi interaktif, ia memasuki Emma Willard School di Troy, New York serta meneruskan ke Kenyon College di Gambier, Ohio.  


Memiliki banyak kegemaran serta akal untuk mendapatkan keinginannya, Elizabeth berhasil mengatur agar ia bisa bekerja di tempat-tempat yang menjadi subyek kegemarannya dalam berbagai buku yang ditulisnya. Elizabeth sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan Antartika, cerita hantu, sejarah abad pertengahan, penguin, dan dunia penulisan, semuanya dapat dijumpai dalam berbagai karakter dan plot dalam semua buku-bukunya yang telah diterbitkan. 

Elizabeth Cody Kimmel kini tinggal dengan keluarganya di wilayah New York’s Hudson Valley. Ia juga berperan aktif sebagai pembicara tamu di berbagai sekolah di berbagai negara. Beth, sosok yang humoris dan suka berinteraksi langsung dengan para pembaca dari berbagai usia. Ia membagi waktunya sehari-hari  antara membaca, hiking, menyanyi dalam kelompok paduan suara, melakukan panjat tebing, atau sekedar melakukan tugas harian seperti mencuci pakaian serta berusaha melakukan ‘hubungan telepati’ dengan anjing beagle-nya. 

Untuk mengetahui lebih lengkap tentang berbagai karya Elizabeth Cody Kimmel silahkan kunjungi website www.codykimmel.com atau kunjungi pula website www.suddenlysupernatural.com 

Best Regards,
* Hobby Buku * 
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...