Translate

Showing posts with label Short Stories. Show all posts
Showing posts with label Short Stories. Show all posts

Friday, November 23, 2012

Books "VACATIONS FROM HELL"



Books “LIBURAN DARI NERAKA”
Judul Asli : VACATIONS FROM HELL
“Cruisin” copyright © 2009 by Sarah Mlynowski
“I Don’t Like Your Girlfriend” copyright © 2009 by Amy Vincent / Claudia Gray
“The Law of Suspects” copyright © 2009 by Maureen Johnson
“The Mirror House” copyright © 2009 by Cassandra Claire, LLC
“Nowhere Is Safe” copyright © 2009 by Libba Bray
Translation copyright © 2012 by PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Shandy Tan
Editor : Primadonna Angela
Desain Sampul : Eduard Iwan Mangopang
Cetakan I : November 2012 ; 288 hlm 
Rate : 3 of 5

Jika ada yang pernah mengatakan tentang ‘selalu mengulang kesalahan yang sama’ – maka untuk kasus ini bisa jadi merupakan contoh seperti itu, karena sekali lagi diriku mencoba untuk membaca jenis cerita yang biasanya justru membuatku kecewa dan mengomel panjang-lebar. Namun dengan berusaha tetap berpikiran positif, kali ini kucoba sekali lagi membaca kumpulan kisah dari Neraka ini, apalagi para penulisnya termasuk lumayan bagus dalam menghasilkan karya-karyanya, sepanjang pengetahuanku. 

[ Sarah Mlynowski ]
Maka dimulailah kembali petualanganku dengan berbagai kisah paranormal-romance ini. Dibuka dengan ‘Cruisin’ (Vampir Kapal Pesiar), tanpa sempat memperhatikan lebih jelas judul yang tertera, kisah ini cukup menarik. Tentang 2 orang remaja putri yang berlibur di atas kapal pesiar. Tipikal 2 orang sahabat yang bertolak-belakang, Liz yang cantik, menarik, mudah bergaul, sedang Kristin kikuk, selalu ragu-ragu, dan masih perawan. Misi mereka adalah bagaimana membuat Kristin berhasil ‘menjerat’ pria pilihan yang akan membuatnya kehilangan keperawanannya. Pertemuan mereka dengan gadis bernama Hannah, membawa merek ke petualangan mencari pria yang tepat diantara isu-isu serangan vampir yang membuat beberapa orang menghilang di atas kapal pesiar. Kisah ini lumayan menarik dengan kejutan mendekati endingnya. Judul aslinya sungguh tepat, sedangkan terjemahannya sedikit mengurangi efek kejutan yang ada dalam kisah ini. Kuberi bintang 3 untuk kisah ini.


[ source ]
Kisah kedua ‘I Don’t Like Your Girlfriend’ (Aku Tidak Suka Cewekmu), tentang CecilyHarper – gadis remaja yang terpaksa harus mengikuti acara liburan keluarga di pantai wilayah Outer Banks, North Carolina. Bukan karena ia tak suka, karena sebenarnya acara ini merupakan ‘kamuflase’ pertemuan rutin perkumpulan rahasia The Craft – para penyihir wanita yang mewariskan kekuatannya kepada putri-putrinya. Melainkan karena Cecily harus bertemu kembali dengan Kathleen Pruitt – putri sahabat ibunya, yang sangat-sangat menyebalkan sekaligus mampu bertingkah laku keji demi memalukan Cecily. Dan kali ini Kathleen membawa serta cowok cakep, keren, sekaligus menakjubkan sebagai pacarnya. Masalahnya Cecily merasa Scott – cowok sempurna itu, jauh lebih cocok dengan dirinya, selera mereka sama, kegemaran serta pembicaraan mereka selalu mampu menyatu. Cecily tak habis berpikir apa yang dilihat Scott pada diri Kathleen yang egois, suka memerintah, dan tidak tertarik dengan topik-topik non-populer. Hingga suatu hari Cecily menemukan rahasia kelam yang melibatkan Kathleen, sesuatu yang bisa digunakan untuk membalas dendam ... ( kuberi bintang 2,5 )

[ Maureen Johnson ]
"The Law of Suspects’ (Hukum Praduga), berkisah tentang 2 saudara Marie-Louise ‘Marylou’ dan Charlotte ‘Charlie’ mendapati undangan berlibur ke Paris oleh saudara sepupu mereka Claude, berubah menjadi terdampar di suatu pedesaan terpencil di Prancis. Tiada hiburan atau kegiatan yang mampu memberikan penghiburan, membawa Charlie berjalan-jalan di sekitar kediaman mereka. Di sana ia bertemu dengan Henri – pria aneh yang selalu mencari anjingnya yang hilang, dan istrinya yang entah berada dimana. Lebih aneh lagi ketika suatu saat muncul Gerard – cowok menarik dengan kisah yang luar biasa tak masuk akal, tentang The Law of Suspects – kisah yang ada di dalam dokumen rahasia, mampu mempengaruhi siapa saja yang membacanya. Sang pembaca akan berubah dan segera melakukan pembunuhan, dan ketika akhirnya pelaku sudah diambang batas kewarasan, ia akan membunuh dirinya, namun sebelumnya akan bercerita kepada orang lain yang akan menjadi penerusnya. Kisah tentang tokoh-tokoh sejarah Perancis yang mengalami kematian tragis – ini akan terjadi kembali, berulang hingga ada yang memutuskan rantai-setan tersebut. Wow ___ ini kisah yang really spooky, sekaligus sangat menarik dengan memanfaatkan sejarah kerajaan Prancis. Dapat kubayangkan jika diangkat dalam wujud film, akan sangat mengerikan sekaligus menegangkan. Sayangnya penulis sedikit terjebak dengan memasukan adegan yang dianggap ‘romance’ tapi justru membuat bagai roman picisan, menurutku. Anyway, untuk ide serta plot yang menegangkan, kuberi 4 bintang. 

‘The Mirror House’ (Rumah Cermin), mmm ... kisah ini mencampur tentang legenda serta mitos masyarakat Haiti, tentang pengisap  jiwa muda serta kutukan. Terlibat di dalamnya pasangan keluarga baru yang seharusnya dalam rangka bulan madu, namun justru terjebak dalam serangkaian pertengkaran, penganiayaan, serta ketidakbahagiaan. Dan akhirnya demi kelangsungan kehidupan orang-orang yang dikasihinya, Violet harus memilih antara ibunya, Philip – suami baru ibunya, serta Evan – putra Philip yang sangat menarik. Pilihan yang mengharuskan dirinya memilih salah satu jiwa untuk dikorbankan kepada penyihir kuno. Kuberi bintang 3 untuk kisah ini.

[ Libra Bray ]
Last but not least ‘Nowhere Is Safe’ (Di Mana Pun, Tidak Aman), kisah tentang petualangan 4 orang remaja yang baru lulus SMA dan merayakannya dengan wisata di Eropa Timur, mengunjungi Necuratul –Kota Terkutuk, yang semenjak abad pertengahan sering dilanda malapetaka : kekeringan, wabah penyakit, penyiksaan dan pembantaian, serta kematian aneh. Kota tersebut akan segera dipugar menjadi fasilitas industri, maka ini adalah kesempatan terakhir jika hendak melihat-lihat kota legenda itu. John, Isabel, Baz serta Poe Yamamoto, mendapati berbagai keanehan dan kejanggalan itu sangat menghibur, hingga menjelang tanggal 13 Agustus – puncak perayaan festival Necuratul, memperingati peristiwa pengorbanan anak-anak terhadap iblis yang dilakukan oleh para leluhur. Dan ke-4 anak ini menyaksikan sesuatu yang seharusnya tidak ada di jaman modern. Pengorbanan itu masih berjalan, dan kini para jiwa penasaran bangkit membalas dendam pada manusia yang masih hidup. Yeahh ... mirip The Rise of the Zombie, but with a little-bit-twist. Menarik ? Lumayanlah, maka kuberi bintang 3,5

Best Regards,
* Hobby Buku * 

Thursday, October 18, 2012

Books "PROM NIGHTS FROM HELL"



Judul Asli : PROM NIGHTS FROM HELL
“The Exterminator’s Daughter” copyright © 2007 by Meg Cabot LLC
“The Corsage” copyright © 2007 by Lauren Myracle
“Madison Avery and the Dim Reaper” copyright © 2007 by Kim Harrison
“Kiss and Tell” copyright © 2007 by Michele Jaffe
“Hell on Earth” copyright © 2007 by Stephenie Meyer
Translation copyright © 2012 by PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Shandy Tan
Editor : Primadonna Angela
Cetakan I : Agustus 2012 ; 312 hlm 
Rate : 3 of 5
~ Re-Blogged from Alice's Wonderland ~

Terus terang keinginan membaca buku ini sudah padam lebih dulu, gara-gara selesai membaca Kisses From Hell yang  juga merupakan antologi para penulis, namun karena sudah ada diantara tumpukan, akhirnya kumulai saja membuka halaman pertama, dengan harapan semoga tidak terlalu mengecewakan ...

[ source ]
Kisah pertama The Exterminator’s Daughter’ (Putri Sang  Pembantai), membuatku teringat dengan Terminator gara-gara judulnya, tapi setelah membaca, kisahnya justru mirip Buffy The Vampire’s Slayer, walau tokoh utamanya tidak sekuat dan seheroik Buffy. Mary putri seorang slayer yang mencari-cari kesempatan membalas dendam kepada Dracula, akhirnya menemui jalan lewat putra Dracula, Sebastian Drake yang sedang memikat Lila – sahabat Mary sebagai mangsanya. Rencana pembunuhan itu mengalami bencana akibat campur tangan Teddy Hancock – mantan pacar Lila, serta sahabatnya Adam Blum. Maka terbentuklah konspirasi baru guna mengalahkan Sebastian Drake. Tema serta idenya bukan sesuatu yang baru, beberapa hal sudah bisa ditebak bagaimana endingnya, namun Meg Cabot mampu menyajikannya dengan lumayan manis. [ Kuberi bintang 2,5 ]

Kisah kedua ‘The Corsage’ (Korsase),tentang 3 remaja, Frankie, Yun Sun dan Will, yang iseng-iseng berkonsultasi kepada Madame Zanzibar, sang peramal ulung. Sebagaimana tingkah laku remaja pada umumnya, mereka tak berpikir panjang dalam meminta ‘saran’ Madame Zanzibar. Terutama Frankie, karakter cewek yang kurang ajar, seenaknya sendiri, pikirannya yang berpusat pada dirinya sendiri (benar-benar karakter yang menyebalkan). Meski diberi saran serta nasehat penting, semuanya masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. Alhasil petaka yang terjadi akibat 3 permintaan yang ia ajukan pada sebuah korsase ajaib yang diminta dengan paksa dari tempat Madame Zanzibar. Penulis mengingatkan bahwa ide kisah ini diambil dari ‘The Monkey’s Paw’ karya W.W. Jacobs (1902), sebuah kisah yang mencekam. Namun kisah ini justru mengingatkan diriku akan kisah ‘Days Living of The Dead’ – menjadikan kisah kedua ini lumayan ‘spooky’ : beware of what you wish for !!! [ Untuk ide tidak terlalu orisinil, tapi ketegangan yang dibentuk cukup menarik. Rencana mau kuberi bintang 3, tapi karakter Frankie ini sungguh menjengkelkan, kuberi bintang 2,5. ]

Friday, October 12, 2012

Books "KISSES FROM HELL"



Judul Asli : KISSES FROM HELL
“Sunshine” copyright © 2010 by Richelle Mead
“Bring Me to Life” copyright © 2010 by Alyson Noël
“Alone” copyright © 2010 by Kristin Cast
“Hunting Kat” copyright © 2010 by Kelley Armstrong
“Lilith” copyright © 2010 by Francesca Lia Block
Translation copyright © 2012 by PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Fanny Yuanita
Editor : Primadonna Angela
Cetakan I : Oktober 2012 ; 264 hlm 

[ source ]
Semenjak demam ‘Twilight Saga’karya Stephenie Meyer melanda dunia termasuk Indonesia, mulai marak bermunculan berbagai kisah petualangan vampir dengan manusia. Bukan hanya berupa novel maupun serial, tetapi juga antologi atau kumpulan cerita pendek karya berbagai penulis. ‘Kisses from Hell’ juga contoh hasil keroyokan para penulis genre YA yang terkenal lewat serial Vampir atau Immortal-nya. Sebagai salah satu pembaca yang tak terlalu menyukai cerpen (alasannya ? karena ceritanya terlalu pendek, seringkali penulis yang tak terbiasa justru terjebak dalam ide dan plot cerita yang hasilnya justru mengecewakan alias kurang berbobot), ada sekelumit keraguan, apakah kemampuan para penulis ternama ini mampu memberikan bobot yang sama kualitasnya dalam bentuk cerpen ?

[ source ]
Dibuka dengan ‘Sunshine’ (Cahaya Matahari) tentang bangsa Moroi – klan vampir tertua yang sudah langka melawan bangsa Strigoi – vampir ganas yang berwujud mayat hidup. Kisah yang berpusat pada kehidupan Eric Dragomir, salah satu keluarga bangsawan tertua, dituntut melanjutkan garis keturunan melalui hubungan dengan Emma Drozdov, yang juga merupakan keturunan bangsawan. Anehnya Eric justru tertarik pada Rhea Daniels – gadis yang berdarah campuran atau setengah ningrat. Dengan ide awal yang menarik, tentunya diriku berharap mendapat kejutan serta konflik yang meningkat, sebagaimana kisah Vampire Academy karya Richelle Mead. Alih-alih kisah ini cukup datar dengan meminjam ketenaran nama Kaum Moroi, Strigoi dan Dragomir, bahkan endingnya cukup klise bak kisah roman biasa.

Kemudian masuk ‘Bring Me to Life’ (Bangkitkan Aku Kembali) yang berkisah petualangan Danika Kavanaugh, gadis asal Amerika yang memperoleh beasiswa Sunderland Manor di Inggris untuk mengikuti pelajaran seni melukis tingkat tinggi. Kisah ini mengingatkan sedikit akan Dorian Gray karya Oscar Wilde, tentang kemampuan melukis untuk menghidupkan sesuatu yang telah mati. Sekali lagi ide yang sangat menarik, tetapi sampai ending pun, tiada kesan khusus yang kudapat.



[ source ]
Berjuang pada kisah ketiga ‘Alone’ (Di Permukaan), ternyata perjuangan menyelesaikan bacaan ini lebih sulit lagi, karena berbentuk campurana prosa dan puisi, duh, tiada kejelasan akan kisahnya kecuali tentang sosok wanita yang berbeda dari keluarga serta kaumnya, disingkirkan ke dunia lain, menemukan pria yang mampu memahami yang mengasihinya, alih-alih ia tewas dibunuh dan balas dendam dimulai ...

Nah, karena sudah kepalang basah, lanjut terus ke ‘Hunting Kat’ (Kat, Diburu dan Berburu), dan syukurlah akhirnya menemukan kisah yang bagus dan memenuhi harapan. Kisah tentang Katiana – gadis 16 tahun yang menjadi vampir berkat eksperimen hasil rekayasa Grup Edison. Petualangan dimulai saat Katiana, dalam pelarian bersama pelindungnya, akhirnya tertangkap oleh mata-mata pemburu bayaran dari Grup Edison. Membaca kisah ini mengingatkan akan awal kisah Maximum Ride karya James Patterson, penuh ketegangan sekaligus adegan seru dan kejutan di sana-sini. Penulis mampu menyajikan kisah yang sangat menarik mulai awal-pertengahan-akhir. 

[ source ]
Sebagai penutup ‘Lilith’ sungguh diriku berharap memperoleh pengalaman serupa , kepuasan setelah membaca kisah sebelumnya. Ternyata kembali pada alur yang datar serta sedikit membingungkan. Sesuai dengan judulnya, mudah ditebak kisah ini berhubungan dengan makhluk  jadi-jadian, semacam succubus yang biasanya mencari mangsa jiwa-jiwa manusia, namun kali ini justru beralih mencari pengganti dirinya, succubus baru yang rela meninggalkan dunia manusia karena ketidak-bahagiaan dalam pencarian dirinya.

Well, dari 5 kisah cerita pendek, hanya 1 yang mampu menarik perhatianku dan patut diacungi jempol. Jadi apakah buku ini layak kurekomendasikan bagi para pembaca sekalian ? Jika Anda hanya sekedar mencari hiburan ala kadarnya, silahkan baca buku ini, tetapi jika Anda pencari kenikmatan serta kepuasan dalam membaca seperti diriku, carilah buku lain yang layak sebelum Anda kecewa lebih jauh. Nah, opiniku tentang cerita pendek sekali lagi ‘dengan sangat sedih’ dibenarkan dengan contoh lain, bahwa tidak mudah bagi penulis novel yang sukses untuk menyajikan cerita pendek dengan kualitas serta bobot yang sama.

Tentang Penulis :
~ Kristin Cast | Alyson Noel | Kelley Armstrong | Richelle Mead | Francesca Lia Block ~ [ left - right ]
Alyson Noël, penulis bestseller #1 The New York Times yang sukses mengeluarkan serial Evermore, Blue Moon, Shadowland, dll. Kini ia tinggal di Laguna Beach, California dan terus menulis kelanjutan serial Immortal serta Radiance. Kunjungi dia di www.alysonnoel.com
 
Francesca Lia Block, pemenang penghargaan  Margaret A. Edwards serta penulis berbagai kisah terkenal dan bestseller, seperti Weetzie Bat, Dangerous Angels : The Weetzie Bat Books, Psyche in a Dress, The Waters & The Wild, The Frenzy, dan Pretty Dead. Kunjungi dirinya di www.francescaliablock.com
 
Kelley Armstrong, penulis serial Darkest Powers serial urban-fantasy YA yang terkenal, serta paranormal-suspense Women of the Otherworld, juga serial krminal Nadia Stafford. Kunjungi dirinya di www.kelleyarmstrong.com
 
Kristin Cast, penulis bestseller New York Times dan USA Today yang bekerjasama dengan ibunya, PC Cast dalam menulis serial House of Night. Selain itu ia menulis berbagai kisah yang terangkum dalam berbagai antologi. Saat ini ia melanjutkan kuliah di Oklahoma, untuk memfokuskan diri mencapai impiannya membuka penampungan anjing di tengah kota Tulsa, sebuah penampungan yang tidak akan melakukan praktek suntik-mati pada hewan-hewan tersebut. 
Richelle Mead, penulis serial Vampire Academy serta supranatural Georgia Kincaid. Saat ini ia tinggal di Seattle, saat tidak sedang menulis, ia menonton film-film payah, menciptakan resep baru atau membeli gaun beraneka macam. Kunjungi dirinya di www.richellemead.com
 
Best Regards, 
* Hobby Buku * 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...